You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bangun Rusunawa, Ahok Rangkul Swasta
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI Gandeng Swasta Bangun Rusunawa

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berjanji akan memberikan izin Koefisien Luas Bangunan (KLB) hingga 14 kali luas lahan kepada pengembang. Namun dengan catatan, pengembang atau pihak swasta ikut membantu Pemprov DKI membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sebagai kewajiban pengembang.

Kami rangkul swasta. Swasta kalau dia lewat jalur MRT atau LRT, kami kasih dia punya KLB hingga 14, full. Tapi dia harus bangunkan saya rumah susun

Tawaran tersebut berlaku bagi pengembang yang memiliki lahan di sekitar jalur Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rapid Transit (LRT). Hal ini dianggap Basuki sebagai cara yang jitu untuk menambah hunian yang layak bagi warga Jakarta.

DKI Kebut Relokasi Warga ke Rusunawa

"Kami rangkul swasta. Swasta kalau dia lewat jalur MRT atau LRT, kami kasih dia punya KLB hingga 14, full. Tapi dia harus bangunkan saya rumah susun," kata Basuki di Ciputra World, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/6).

Saat ini angka KLB di DKI Jakarta hanya 6. Pemprov DKI Jakarta sendiri berencana menaikan angka KLB. Mengingat harga lahan semakin tinggi, dan kondisi Jakarta kian tak terkendali. Karena itu, diperlukan pendekatan tepat dan cepat untuk mengatasi persoalan keterbatasan lahan. Salah satunya dengan menaikkan KLB.

Dengan KLB maksimal jumlah unit lantai yang dapat dibangun akan lebih banyak dan pemenuhan kebutuhan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) juga akan bertambah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11256 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6743 personNurito
  3. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye6385 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3586 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1688 personFolmer